Mac A Rhythm: Saat Aula Berubah Jadi Panggung Seni dan Kreativitas

Rayyan Irsa Putra 's PfpRayyan Irsa

Sep 14, 2025

349 views

image-Mac A Rhythm: Saat Aula Berubah Jadi Panggung Seni dan Kreativitas

Ada yang beda di Aula SMK Telkom Malang beberapa waktu lalu. Biasanya aula hanya dipakai untuk acara formal, tapi kali ini berubah jadi panggung seni penuh warna lewat acara “Mac A Rhythm.” Acara ini nggak main-main, karena menggabungkan pentas seni sekaligus pameran karya lukisan. Lukisan-lukisan yang dipajang pun beragam, ada yang dibuat oleh siswa internal, dan ada juga yang berasal dari pihak eksternal. Hasilnya, suasana aula benar-benar terasa seperti galeri seni sekaligus panggung pertunjukan. user image

Acara yang digarap bareng angkatan 32 dan 33 ini memang terbilang besar. Bukan cuma soal persiapan aula yang didekorasi habis-habisan, tapi juga adanya dukungan sponsor dari luar yang bikin acara makin megah. Kehadiran alumni angkatan 31 sebagai tamu spesial juga menambah kesan hangat, seolah acara ini bukan hanya milik siswa sekarang, tapi juga keluarga besar MAC dari generasi ke generasi. user image

Salah satu highlight paling ditunggu tentu drama yang dipersembahkan oleh anak-anak Divisi Drama angkatan 33. Nggak berhenti di situ, penampilan drama ini makin hidup karena diiringi musikalisasi drama dari Divisi Akustik angkatan 32 dan 33. Bayangin aja, setiap dialog aktor dipadu dengan alunan musik yang bikin penonton semakin hanyut dalam cerita. Kerja keras mereka dua minggu latihan serius benar-benar terbayar ketika lampu panggung menyala. user image

Di balik gemerlap acara, ada cerita perjuangan. Persiapan panjang selama dua minggu bukan hal mudah, terutama bagi anak-anak yang harus bagi waktu antara latihan drama, musik, dan urusan sekolah. Tapi hasil akhirnya jelas memuaskan. Penonton bisa menikmati sajian seni yang rapi, terkonsep, dan penuh totalitas. Nggak sedikit yang merasa terkesan dengan kekompakan seluruh divisi yang terlibat. user image

Lebih dari sekadar acara, Mac A Rhythm juga jadi momen penting bagi keluarga besar MAC. Acara ini menandai berakhirnya kontribusi besar dari angkatan 32 sekaligus jadi ajang estafet tanggung jawab ke angkatan 33. Bagi MAC 33, ini adalah kesempatan pertama untuk membuktikan kemampuan mereka menyiapkan event berskala besar. Dan tentu saja, acara ini juga jadi ajang belajar berharga agar mereka siap membimbing MAC 34 di masa depan.